worksWeb Desktop App

Redesign unu-jogja.ac.id: Identitas Visual Kampus yang Bertumbuh

UNU Yogyakarta · 2023–2026

Konteks

UNU Yogyakarta sedang berada di fase transformasi cepat. Dalam waktu dua tahun, kampus ini membangun lebih dari 300 kemitraan strategis lintas sektor, meluncurkan program internasional seperti Mohammed Bin Zayed College for Future Studies hasil kerja sama dengan pemerintah UAE, dan memposisikan diri sebagai kampus yang berorientasi masa depan, bukan institusi pendidikan konvensional. Website institusional mereka perlu merepresentasikan lompatan ini, bukan sekadar jadi halaman informasi statis.

Peran saya

Saya berperan sebagai perancang arsitektur situs sekaligus designer, mulai dari struktur navigasi sampai eksekusi visual. Selain itu saya juga mendukung kelengkapan data dan berkas untuk submission UCDA Design Awards, kompetisi desain internasional untuk institusi pendidikan.

Tantangan

Karena ini dibangun dari nol, tidak ada konten lama yang bisa dipakai sebagai pijakan. Semua konten harus disusun ulang dari awal, sekaligus disesuaikan dengan kondisi kampus yang terus berkembang saat proses desain berjalan. Tantangan lainnya adalah menjembatani keinginan stakeholder dan rektorat, yang masing-masing punya perspektif berbeda soal bagaimana kampus ini seharusnya ditampilkan ke publik, sambil tetap merepresentasikan skala pertumbuhan kampus yang cepat secara akurat, tanpa terkesan berlebihan.

Keputusan kunci

Keputusan paling menonjol ada di pemilihan warna dasar. Mayoritas website yang berafiliasi dengan NU memakai hijau sebagai warna identitas, mengikuti konvensi visual organisasi induknya. Untuk UNU Yogyakarta, saya justru mengusulkan hitam dan emas sebagai basis warna.

Alasannya berangkat dari positioning kampus itu sendiri: UNU Yogyakarta ingin ditampilkan sebagai institusi yang mewah dan visioner, sejalan dengan skala program internasional dan kemitraan besar yang mereka bangun. Kesan ini tidak bisa berhenti di palet warna saja, jadi saya pastikan itu juga tercermin di detail interaksi, seperti transisi halaman, hierarki tipografi, dan micro-interaction, bukan cuma di permukaan visual.

Dampak

Website ini membawa UNU Yogyakarta meraih Silver Winner untuk kategori website management di Diktisaintek Awards 2025, penghargaan yang diberikan langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia pada Desember 2025. Situs ini juga menjadi dasar submission untuk UCDA Design Awards, kompetisi desain internasional yang menilai kategori Entire Site untuk institusi pendidikan.

Yang saya pelajari

Proyek ini menunjukkan bahwa keputusan desain yang berani, seperti keluar dari konvensi warna yang sudah mapan di ekosistem NU, perlu alasan yang kuat dan konsisten diterapkan di semua lapisan desain, bukan cuma jadi statement visual sesaat. Ketika keputusan itu selaras dengan arah strategis institusi, hasilnya bisa diukur lewat pengakuan pihak luar, bukan cuma opini internal tim desain.

Share this story